Foto: INAIS

Mahasiswa Program KIP Kuliah INAIS Ikuti Pelatihan Jurnalistik Profesional

Mahasiswa Program KIP Kuliah INAIS Ikuti Pelatihan Jurnalistik Profesional

Gunung Menyan, INAIS – Mahasiswa Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor mengikuti pelatihan “Teknik Jurnalistik Profesional” yang diadakan Kampus INAIS. Acara berlangsung di Balai Edi Raya Kampus INAIS Gunung Menyan, Pamijahan, Bogor, Selasa (11/1/2022).

Pelatihan sehari itu menghadirkan dua pembicara: Dr. H. Joko Trimulyo, SH, M.Pd. dan Ir. H. Rusdiono Mukri, M.Pd, dengan keynote speech Wakil Rektor INAIS, U. Buchori Muslim, S.Ag, ME.Sy.

“Kalian mesti bersyukur bisa memperoleh beasiswa KIP. Tunjukkan rasa bersyukur itu dengan meningkatkan prestasi akademik,” ujar Wakil Rektor INAIS ,U. Buchori Muslim, S.Ag, ME.Sy, dalam sambutannya.

Menurut Buchori kemampuan menulis sangat diperlukan oleh mahasiswa. Karenanya mahasiswa harus bisa menulis. “Dengan menulis kalian bisa mengubah peradaban dunia,” paparnya.

Ketua Program KIP INAIS Dr. H. Joko Trimulyo, SH, M.Pd, menambahkan, mahasiswa harus mempunyai banyak kompetensi agar mampu bersaing di era digital. Salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh mahasiswa yaitu keterampilan menulis.

“Kalian harus memiliki kompetensi lebih dari satu agar ‘tahan banting’ dan membuka banyak peluang,” katanya.

Menurut Joko, mahasiswa harus memiliki resiliensi yang tinggi agar bisa menghadapi segala tantangan. “Ibarat ban mobil yang telah dipompa dengan keras yang mampu melintasi segala macam medan, mampu melintasi jalan berbatu nan terjal, apalagi jalan yang mulus beraspal,” terang Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) INAIS itu.

Sementara itu Ir. H. Rusdiono Mukri, M.Pd, dosen FITK INAIS, mengatakan, keterampilan menulis bisa dimiliki oleh siapa saja. “Mereka yang memiliki kemauan kuat dan mau melatih diri pasti bisa menulis,” paparnya memotivasi mahasiswa.

Ia menjelaskan mengenai pengetahuan dasar dalam dunia jurnalistik, kesannya menjadi jurnalis, menjelaskan macam-macam tulisan, mengajarkan tentang proses kreatif, dan teknik penulisan berita (news).

Pemimpin Redaksi Gontornews.com itu juga menjelaskan cara menakar atau menilai berita, cara merangkai kalimat dan alinea, membuat kalimat aktif dan efektif, serta perlunya kutipan untuk memperkuat fakta. “Berita bisa ditulis dengan cara bercerita agar menarik pembaca, namun tetap berdasarkan fakta,” papar dosen INAIS yang mengantongi sertifikat Wartawan Utama dari Dewan Pers itu. [rus]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *