Bogor, 18 Mei 2026 — Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Sahid Bogor menggelar audiensi bersama Rektor baru Farah Fahma dalam upaya mempererat komunikasi serta membangun sinergi antara mahasiswa dan pimpinan kampus demi mewujudkan INAIS yang lebih progresif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas akademik maupun kemahasiswaan.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh dialog tersebut menjadi ruang penyampaian aspirasi mahasiswa sekaligus forum diskusi strategis terkait arah pengembangan kampus ke depan. Dalam audiensi itu, DEMA INAIS turut menyerahkan sejumlah rekomendasi dan gagasan yang disusun dalam bentuk naskah akademik sebagai bahan evaluasi dan penguatan kebijakan institusi.
Berbagai isu penting menjadi topik pembahasan, mulai dari penguatan sistem kemahasiswaan, peningkatan keterlibatan mahasiswa dalam pembangunan institusi, pengembangan program BUMDEMA sebagai wadah pemberdayaan ekonomi mahasiswa, hingga pembentukan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS). Selain itu, mahasiswa juga menyampaikan harapan terkait peningkatan fasilitas kampus dan dukungan terhadap kegiatan akademik maupun organisasi kemahasiswaan.
Perwakilan DEMA INAIS menyampaikan bahwa audiensi tersebut merupakan langkah awal dalam membangun komunikasi yang lebih terbuka antara mahasiswa dan pihak rektorat.
“Mahasiswa tidak hanya hadir untuk menyampaikan kritik, tetapi juga membawa ide, solusi, dan semangat kolaborasi demi kemajuan kampus. Kami berharap komunikasi seperti ini dapat terus terjalin secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor INAIS Bogor, Farah Fahma, menyambut positif berbagai masukan yang disampaikan mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi penting dalam proses pengembangan institusi dan perlu dilibatkan dalam berbagai langkah strategis kampus.
“Kampus yang berkembang adalah kampus yang mampu membangun hubungan harmonis antara pimpinan dan mahasiswa. Aspirasi yang disampaikan hari ini menjadi masukan berharga dalam upaya membangun INAIS yang unggul dan mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Sebagai bentuk tindak lanjut, audiensi tersebut menghasilkan kesepakatan untuk menghadirkan forum koordinasi rutin antara pihak rektorat dan DEMA INAIS. Forum ini nantinya diharapkan menjadi sarana komunikasi berkelanjutan guna membahas berbagai perkembangan, evaluasi, serta kebutuhan mahasiswa secara berkala.
Melalui audiensi ini, semangat kolaborasi antara mahasiswa dan pimpinan kampus diharapkan semakin kuat sehingga mampu mendorong terciptanya lingkungan akademik yang lebih inovatif, inklusif, dan berdaya saing.
Narasumber: Rektor dan Civitas Akademika Institut Agama Islam Sahid Bogor

