Program pendistribusian 10.000 bibit pohon yang dilaksanakan oleh KKN Tematik INAIS Bogor di Desa Kalong Liud merupakan salah satu inisiatif strategis dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Persiapan kegiatan ini melibatkan koordinasi intensif antara mahasiswa KKN, Sinatria Foundation, Kementerian Kehutanan, dan Kementerian Pertanian, serta dukungan penuh dari Kepala Desa Kalong Liud, Bapak Jani Nurjaman, S.Pd. Pembagian bibit pohon dilakukan dalam dua kategori utama, yaitu pohon berbuah seperti durian, alpukat, sirsak, nangka, jambu biji merah, petai, dan jengkol, serta pohon berkayu berupa mahoni dan tabe buya pink. Target distribusi mencakup warga masyarakat, kelompok tani, dan sekolah-sekolah di Desa Kalong Liud, mengingat arahan dari Bupati Bogor, Bapak Rudi Susmanto, S.Si, mengenai program “1 ASN 1 pohon”, sehingga kehadiran Mahasiswa KKN Tematik INAIS Bogor hadir untuk mendistribusikan bibi pohon ke sekolah-sekolah di Desa Kalong Liud, Sehingga sekolah-sekolah mendapat bantuan bibit tanpa harus membeli dari luar.
Hasil dari kegiatan pendistribusian ini sangat menggembirakan, karena tidak hanya meningkatkan penghijauan desa tetapi juga membuka peluang ekonomi berkelanjutan. Contohnya, bibit pohon nangka yang setelah tumbuh dan berbuah dapat diolah menjadi produk dengan nilai jual. Mahasiswa KKN Tematik INAIS Bogor berhasil berinovasi dengan menciptakan produk halal UMKM berupa Dodol Nangka, yang dikelola oleh kelompok wanita tani SKMJ dan Taruna Muda yang dibina oleh PT. Antam. Produk ini diharapkan menjadi makanan oleh-oleh khas Desa Kalong Liud, memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus memperkuat identitas desa.
Faktor pendukung keberhasilan program ini meliputi sinergi lintas lembaga pemerintah dan swasta, peran aktif Kepala Desa yang memberikan motivasi dan dukungan teknis, serta keterlibatan masyarakat dan kelompok tani yang antusias menerima dan mengelola bibit pohon. Dukungan penuh Kepala Desa Kalong Liud, Bapak Jani Nurjaman, S.Pd., sangat penting dalam mensukseskan program ini. Beliau mengapresiasi langkah nyata mahasiswa KKN dan mitra kerja yang telah memilih Desa Kalong Liud sebagai tempat pelaksanaan. Menurut beliau, program 10.000 bibit pohon ini tidak hanya bermanfaat sebagai upaya pelestarian lingkungan, tetapi juga sebagai kekuatan baru bagi ekonomi lokal melalui pemanfaatan hasil pohon berbuah. Kepala Desa juga berharap agar kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam melaksanakan program penghijauan dan pemberdayaan masyarakat secara terpadu dan berkelanjutan. Bentuk apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Sekolah SDN SUKAMJU 08 “Program ini sangat membantu sekolah kami dalam menyediakan bibit tanaman tanpa harus mengalokasikan anggaran tambahan, sekaligus menanamkan nilai cinta lingkungan kepada siswa sejak dini. Kami berharap kerjasama ini terus berjalan agar kelak lingkungan sekitar sekolah menjadi lebih hijau dan bermanfaat bagi masyarakat. Kami sangat mengapresiasi inisiatif pendistribusian bibit pohon ini yang tidak hanya membantu penanaman pohon di lingkungan sekolah, tetapi juga mendorong siswa untuk lebih aktif dalam pelestarian lingkungan. Program ini memperkuat pendidikan karakter sekaligus membuka peluang edukasi praktis tentang agribisnis dan keberlanjutan. Kami berharap ke depan kolaborasi seperti ini terus diperluas agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat dan generasi penerus.”












