Bogor,–Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor menggelar acara Wisuda ke-6 Program Sarjana (S1) dan Wisuda ke-3 Program Magister (S2) di Sadaniyah Ballroom Kawasan Padepokan Sahid Wisata Gunung Menyan, Pamijahan, Bogor, Sabtu (17/5/2025). Sebanyak 111 Sarjana dan 24 Magister diwisuda oleh Rektor INAIS Dr Titien Yusnita MSi.
Hadir pada kesempatan itu Sekretaris Kopertais (Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta) Wilayah II Jawa Barat Prof Dr H Wawan Hernawan MAg, Ketua Yayasan Wakaf Sahid Husnul Khotimah Dr Ir H Haryadi B. Sukamdani MM, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Heri Gunawan SE MM, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Rektor INAIS Dr Titien Yusnita MSi menuturkan, kampus yang dipimpinnya bertekad untuk melahirkan generasi rabbani. “Generasi rabbani adalah generasi Muslim sejati, generasi yang tidak hanya memahami ajaran agama secara luas, tetapi juga memiliki kesadaran untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari dan berperan aktif dalam menegakkan nilai-nilai Islam di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya pada Sidang Senat Terbuka INAIS.
Ia menyebutkan, generasi rabbani merupakan pelopor perubahan. Karena itu generasi rabbani harus mampu menjadi influencer bukan followers. “Mereka harus menjadi perintis, bukan pengemis. Mereka harus siap menghadapi tantangan zaman dengan memanfaatkan kemajuan teknologi secara bijak, mengambil sisi positifnya sebagai sarana belajar dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” papar doktor lulusan IPB University itu.
Tidak hanya itu, generasi rabbani juga harus berprestasi di bidang akademik dan terampil di berbagai bidang, sehingga mampu menjadi pelaku perubahan yang nyata di masyarakat.
“Generasi rabbani dituntut memiliki kemandirian dan ketahanan mental sebagai kunci penting dalam membangun generasi yang tangguh. Karena itu generasi muda harus diberikan ruang untuk mengenali diri, mengeksplorasi bakat dan minat, serta didukung untuk memiliki mental yang sehat, jujur, dan beriman. Dengan begitu, mereka akan tumbuh menjadi individu yang siap menghadapi berbagai tantangan, tidak mudah menyerah, dan mampu berdiri di atas kaki sendiri,” katanya.
Hal senada disampaikan Sekretaris Kopertais Wilayah II Jawa Barat Prof Dr H Wawan Hernawan MAg. Menurutnya, generasi rabbani memiliki karakteristik spiritual yang kuat, kritis dan berpikir ilmiah, sangat peduli pada lingkungan dan sosial, serta berorientasi pada perubahan positif.
Karena itu menurut Prof Wawan, menciptakan generasi rabbani harus melibatkan lembaga pendidikan seperti perguruan tinggi, selain peran keluarga, masyarakat dan negara.
Pada bagian lain sambutannya, Rektor INAIS menyebutkan, pada tahun ini, dosen dan mahasiswa INAIS menorehkan sejumlah prestasi yang membanggakan. Prestasi itu antara lain: Pertama, tiga program studi S1 INAIS telah terakreditasi “Baik” dan dua program studi terakreditasi “Baik Sekali”. Kedua, jumlah dosen bergelar doktor bertambah tiga orang di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) yang merupakan lulusan UNJ, UIN Jakarta dan UIKA Bogor serta satu dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) lulusan IPB University.
Ketiga, ada empat dosen muda yang lulus PKDP (Pelatihan Kompetensi Dosen Pemula) dan berhak mendapatkan sertifikasi dosen. Keempat, jumlah dosen yang memiliki kemampuan sebagai auditor pada Audit Mutu Internal bertambah menjadi 10 orang. Kelima, dua jurnal ilmiah pada program studi FEBI terakreditasi SINTA 4 dan SINTA 5. Keenam, selama tiga tahun berturut-turut INAIS mampu meraih juara 1 pada ajang Duta Inovasi Desa se-Kabupaten Bogor sejak tahun 2022 hingga 2025 bekerjasama dengan Kepala Desa beserta warga desa yang antusias pada program KKN yang diselenggarakan setiap tahun.
Ketujuh, tahun ini INAIS mulai menjalin kerjasama antarperguruan tinggi tingkat internasional melalui program KKN Internasional.
by : Dr. Rusdiono Mukri, M.Pd.
sumber : https://gontornews.com/inais-bogor-gelar-wisuda-sarjana-dan-magister/

