Program KKN Tematik INAIS Bogor yang bermitra dengan sekolah-sekolah di Desa Kalong Liud berhasil terlaksana dengan baik melalui persiapan yang matang dan dukungan berbagai pihak. Persiapan kegiatan dimulai dengan koordinasi intensif antara tim KKN dengan pihak sekolah untuk menyusun jadwal pengajaran dan materi pembelajaran yang kompatibel dengan platform digital. Tim KKN memanfaatkan Canva sebagai media pembelajaran interaktif yang telah didukung secara resmi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta situs Wordwall yang menyediakan berbagai permainan edukatif untuk mendukung proses belajar mengajar. Kegiatan ini dilaksanakan di empat sekolah, yakni SD N Kalong Karees yang berlokasi di Kampung Baru RW 011, MIS Al Khoeriyah RW 011, SD N Sukamuju 08 RW 010, serta SMP Darul Fikri Nanggung, yang secara bergiliran diberikan materi berbasis digital untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa.
Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan antusiasme siswa dalam mengikuti pelajaran, terutama karena model pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan melalui Canva dan Wordwall dapat menarik perhatian lebih baik dibanding metode konvensional. Siswa mampu berpartisipasi aktif dan lebih mudah memahami materi pelajaran. Faktor pendukung utama keberhasilan program ini adalah dukungan penuh dari kepala sekolah dan guru-guru, ketersediaan fasilitas teknologi yang memadai, serta pelatihan singkat bagi guru dan siswa dalam penggunaan platform digital tersebut. Selain itu, kolaborasi yang harmonis antara mahasiswa KKN dan pihak sekolah memperkuat pelaksanaan kegiatan.
Menurut Bapak Mamin, S.Pd., wali kelas di SD N Kalong Karees, penggunaan media digital dalam pembelajaran sangat membantu meningkatkan efektivitas proses belajar. Ia menyatakan bahwa anak didiknya tampak lebih semangat dan percaya diri saat menggunakan Canva dan Wordwall, yang juga mempermudah guru dalam menyampaikan materi yang bervariasi dan menarik. Bapak Mamin berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan diperluas sehingga transformasi pembelajaran digital di desa dapat menjadi lebih merata dan berkualitas.






